Pemanfaatan Ilmu Bioteknologi

Bicara seputar perkembangan ilmu pengetahuan tentunya sangatlah menarik untuk dipelajari, salah satunya adalah ilmu mengenai makhluk hidup seperti Bioteknologi. Ilmu yang satu ini seringkali digunakan untuk berbagai bidang di masa kini, mulai dari pertanian, kesehatan, sosial budaya, dan masih banyak lagi lainnya.

Pengertian Bioteknologi


Ilmu Bioteknologi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang pemanfaatan makhluk hidup, seperti virus, bakteri, fungi, dan makhluk hidup lainnya. Dalam pemanfaatannya sendiri bioteknologi bisa digunakan sebagai bahan campuran atau bahan pendukung untuk memunculkan produk baru dengan kualitas serta kuantitas yang lebih baik.

Perkembangan ilmu bioteknologi di masa kini tidak hanya didasari pada biologi saja, melainkan perkembangannya didukung oleh berbagai ilmu lainnya seperti ilmu terapan, biokimia, matematika, hingga ilmu genetika atau mikrobiologi.

Sejarah Bioteknologi


Bioteknologi sebenarnya sudah ada sejak beratus-ratus tahun yang lalu, kala itu banyak dari manusia telah mengenal yang namanya bir, roti, ataupun produk makanan lainnya dengan memanfaatkan teknik pengolahan menggunakan makhluk hidup. Namun baru pada tahun 1919 bioteknologi benar-benar ditemukan oleh ilmuwan yang bernama Karl Ereky.

Penggunaan nama atau istilah bioteknologi sendiri mengacu pada interaksi yang terjadi, dimana interaksi antara makhluk hidup dengan teknologi yang diciptakan oleh manusia. Seiring berkembangnya zaman kini bioteknologi tidak hanya sebatas ilmu untuk membuat bahan pangan saja, namun bioteknologi telah dimanfaatkan di dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan lainnya.

Jenis-jenis Bioteknologi


Pada dasarnya bioteknologi tidak hanya memiliki satu jenis saja, namun di dalamnya terdapat 4 jenis bioteknologi yang memiliki karakteristik berbeda. Jenis bioteknologi tersebut dapat dibedakan menjadi bioteknologi merah, bioteknologi putih, bioteknologi hijau, dan juga bioteknologi biru.

Bioteknologi merah adalah jenis bioteknologi yang sering digunakan dalam ilmu kesehatan, seperti diagnosis, pengobatan, dan juga perawatan. Sedangkan bioteknologi putih atau biasa disebut dengan bioteknologi abu-abu bisa digunakan untuk pembuatan senyawa baru atau pembuatan energi.

Untuk bioteknologi hijau biasanya digunakan sebagai ilmu pertanian ataupun peternakan, disini bioteknologi jenis hijau cenderung berhubungan dengan bahan pangan. Nah bioteknologi yang terakhir ialah bioteknologi biru atau akuatik, jenis ini mempelajari tentang bioteknologi yang berkaitan dengan bahan cair.

Manfaat Bioteknologi


1. Bioteknologi Dalam Pertanian

Manfaat bioteknologi bagi manusia memang sangatlah banyak sekali, salah satunya adalah untuk membantu memunculkan varietas baru di bidang pertanian. Varietas yang unggul dalam ketahanan serta hasil yang lebih baik menjadi prioritas utama saat menggunakan ilmu bioteknologi ini dalam bidang pertanian.

Bukan hanya itu saja namun bioteknologi juga sering digunakan untuk membuat atau minyilangkan bibit berkualitas, sehingga bisa dihasilkan bibit yang lebih efektif dalam hal perawatan dan bisa menghasilkan panen yang lebih banyak.

Penerapan bioteknologi dalam bidang pertanian di masa kini memang sangatlah pesat, misalnya saja jagung dua biji, padi super, dan masih banyak lagi lainnya. Hal ini tentu saja menjadi nilai lebih bila diterapkan di Indonesia yang memang menjadikan sektor tani sebagai penghasilan utamanya.

2. Bioteknologi di Bidang Pangan


Selain di bidang pertanian bioteknologi ini bisa dimanfaatkan untuk membuat berbagai bahan pangan, terutama untuk mengawetkan bahan makanan dengan cara menggunakan bakteri-bakteri yang aman di konsumsi. Sekarang ini anda bisa menemukan penerapan bioteknologi pada bahan pangan seperti tempe, kecap, keju, hingga yogurt.

Uniknya masyarakat sudah mengenal cara pengawetan makanan menggunakan bioteknologi, bahkan sebelum bioteknologi itu sendiri dikenalkan. Hal inilah yang juga membuktikan bahwa bioteknologi sudah digunakan oleh manusia sejak ratusan tahun yang lalu.

Manfaatnya yang sangat bagus di bidang pangan, membuat bioteknologi seringkali di salah artikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang bahan pangan. Padahal makanan adalah salah satu penerapan bioteknologi yang bisa dijumpai di keseharian manusia.

3. Bioteknologi untuk Kesehatan

Pemanfaatan Bioteknologi yang sangat vital fungsinya ialah dalam bidang kesehatan atau kedokteran, dimana ia sangat bermanfaat untuk membuat berbagai macam obat serta teknik operasi. Penggunaan bioteknologi dalam bidang kesehatan biasanya seperti pembuatan obat, antibiotik, vaksin, hingga membantu proses operasi.

Agar penggunaan bioteknologi bisa lebih aman biasanya penggunaannya harus melalui serangkaian uji coba secara ilmiah, apalagi dalam bidang kesehatan diperlukan ketepatan kandungan serta nutrisi yang dibutuhkan. Uji coba yang biasa dilakukan bisa berupa penelitian maupun pengujian pada hewan terlebih dahulu.

Baru kemudian hasil yang diinginkan akan di proses dan disesuaikan dengan dosis bagi manusia, hal ini sangat penting dilakukan mengingat dosis yang tepat merupakan hal yang wajib untuk diperhatikan dalam bidang kesehatan atau kedokteran.

4. Bioteknologi Sebagai Perkembangan Industri


Manfaat bioteknologi yang paling sering digunakan di zaman modern ini adalah dalam bidang industri, dimana bioteknologi digunakan sebagai ilmu untuk mempelajari seputar senyawa baru yang berguna di bidang industri. Penerapannya sendiri kini tidak hanya sebatas lingkup kecil saja, namun anda akan menemukan industri besar menggunakan bioteknologi untuk mengembangkan produknya.

Banyak sekali industri yang menggunakan bahan organik sebagai bahan utamanya, kemudian menggunakan ilmu bioteknologi untuk membuat bahan industri yang lebih modern. Misalnya saja industri bangunan, makanan, dan industri besar lainnya.

5. Bioteknologi Dalam Bidang Sosial

Bukan hanya untuk di konsumsi saja namun bioteknologi juga berguna di bidang sosial, disini manusia bisa mengetahui jenis-jenis hewan atau tumbuhan menggunakan ilmu bioteknologi. Penamaan, penggolongan, hingga penemuan jenis makhluk hidup baru bisa dilakukan menggunakan bioteknologi tersebut.

Hubungan kekerabatan dan taksonomi menjadi poin penting dalam penggunaannya di bidang yang satu ini, apalagi bioteknologi juga mengajarkan ilmu tentang genetika dan mikrobiologi yang bisa digunakan untuk mengetahui jenis-jenis makhluk hidup.

Dengan mengetahui berbagai jenis makhluk hidup beserta karakteristiknya, diharapkan di masa yang akan datang akan muncul berbagai pengetahuan baru yang berguna bagi manusia. Terutama untuk bisa dimanfaatkan manusia dalam bertahan hidup seperti bahan pangan ataupun alat kesehatan.

6. Bioteknologi Pada Kesehatan Lingkungan


Pencemaran lingkungan seringkali menjadi masalah utama bagi sebagian besar daerah, nah untuk mengatasi ini bioteknologi juga bisa digunakan untuk mengatasi berbagai masalah lingkungan. Penerapan atau pengolahan limbah industri dan pabrik adalah salah satu contoh penggunaan bioteknologi di masa kini.

Dengan adanya bioteknologi bisa membuat lingkungan menjadi lebih terjaga, terutama dari limbah-limbah pabrik yang sangat banyak ditemui di zaman sekarang. Oleh karena itu sekarang ini sering dijumpai zat-zat baru untuk menetralkan zat berbahaya dari limbah, dimana penggunaannya bisa di sungai, danau, laut, ataupun perairan lainnya.

Bioteknologi memang memiliki peran yang sangat penting di zaman sekarang, tidak hanya sebagai ilmu pengetahuan saja namun bioteknologi telah berkembang di berbagai sektor mulai dari sektor pertanian, bahan pangan, industri, kesehatan, dan masih banyak lagi lainnya. Tentu saja dengan besarnya manfaat yang diberikan membuat bioteknologi adalah ilmu yang bagus untuk dipelajari.

Belum ada Komentar untuk "Pemanfaatan Ilmu Bioteknologi"

Posting Komentar