Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Manfaat Bimbingan Konseling Lengkap


Dalam pendidikan, Anda tentunya sudah tidak asing dengan yang namanya bimbingan konseling (BK). Biasanya di sekolah guru BK akan berurusan dengan anak yang bermasalah. Padahal, sebenarnya BK itu tidak hanya untuk siswa yang bermasalah, melainkan untuk semua siswa yang ada di sekolah.

Bicara soal BK, tahukah Anda apa yang dimaksud dengan bimbingan konseling itu? Bagi Anda yang belum mengetahuinya, kali ini akan dibahas dengan lengkap mengenai BK. Mau tahu seperti apa penjelasannya, yuk langsung saja simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.


Pengertian Bimbingan konseling

a. Bimbingan

Apa yang dimaksud dengan bimbingan? Bimbingan menurut Aby Ahmadi merupakan suatu bantuan yang diberikan kepada individu (siswa) agar mampu mengembangkan potensi dirinya secara optimal, memahami lingkungan serta mampu mengatasi semua hambatan demi merencanakan masa depan yang baik.

Pengertian ini juga senada dengan yang dikemukakan oleh Erman Ammti yang menyebutkan bahwa bimbingan adalah sebuah proses memberikan bantuan yang dilakukan oleh seorang ahli kepada individu baik itu anak-anak, remaja maupun dewasa dalam hal mengembangkan dirinya dengan lebih mandiri dan memiliki manfaat yang dikembangkan berdasarkan norma-norma yang berlaku.

b. Konseling

Adapun yang dimaksud dengan konseling merupakan suatu hubungan pribadi yang dilakukan oleh seseorang dengan konselor berdasarkan kemampuan khusus yang dimiliki. Dalam hal ini konseling memiliki tujuan agar bisa memahami dirinya sendiri, kemungkinan yang akan datang, dan juga keadaan saat ini.

Tujuannya adalah sangat bisa menciptakan sesuatu dengan potensi yang dimiliki demi kesejahteraan sendiri maupun masyarakat.

Berdasarkan pengertian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pengertian dari bimbingan konseling adalah sebuah bantuan yang diberikan oleh seorang konselor kepada konselingnya agar si konseli dapat menyelesaikan masalahnya sendiri dan dapat mengembangkan potensi yang dimiliki.

Tujuan Bimbingan Konseling


Adanya BK di sekolah tentunya memiliki tujuan. Lantas apa saja sebenarnya tujuan dari BK itu? Mau tahu apa saja tujuannya, langsung simak selengkapnya di bawah ini.
  • Agar siswa mempunyai komitmen kuat terutama dalam hal mengamalkan keimanan dan nilai ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, baik dalam kehidupannya sendiri, keluarga, pergaulan terhadap teman maupun masyarakat.
  • Agar siswa mempunyai sikap toleransi kepada umat beragama dan saling menghormati serta memelihara setiap hak dan kewajiban masing-masing.
  • Agar siswa mempunyai sebuah pemahaman serta penerimaan diri baik secara objektif maupun konstruktif  yang berhubungan dengan kelebihan maupun kelemahan secara fisik dan psikis.
  • Agar siswa mempunyai pemahaman yang berkaitan dengan irama kehidupan yang memiliki sifat fluktuatif antara hal yang menyenangkan dengan hal yang tidak menyenangkan dan mampu meresponnya secara positif sesuai dengan ajaran agama yang telah dianut.
  • Mempunyai sikap yang positif dan resek terhadap dirinya sendiri maupun terhadap orang lain.
  • Agar siswa memiliki kemampuan dalam hal berinteraksi sosial serta mewujudkannya dalam bentuk persahabatan, persaudaraan maupun silaturahmi sesama manusia.
  • Agar siswa memiliki kemampuan untuk bisa mengambil keputusan secara efektif.
  • Agar siswa mempunyai sikap serta kebiasaan belajar hal yang positif misalnya seperti kebiasaan belajar, disiplin, membaca buku dan kegiatan yang positif lainnya.
  • Agar siswa memiliki kesadaran terutama dalam hal potensi diri yang dimiliki dalam aspek belajar serta bisa memahami berbagai macam hambatan yang bisa kapan saja muncul dalam proses belajar yang sedang dilakukan.
  • Memiliki keterampilan dalam belajar yang efektif seperti keterampilan menggunakan kamus, keterampilan membaca buku, keterampilan mencatat mata pelajaran dan mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian.

Masih ada lagi tujuan bimbingan konseling yang tentunya sangat baik terutama untuk mempersiapkan masa depan siswa.

Fungsi Bimbingan konseling


Selain memiliki tujuan, Bimbingan konseling juga memiliki fungsi. Apa saja fungsi Bimbingan konseling, yuk langsung saja simak selengkapnya di bawah ini.

1. Fungsi Pemahaman
Ini adalah sebuah fungsi bimbingan yang mana bertujuan untuk membantu konseli agar bisa memahami dirinya sendiri dan lingkungannya.

2. Fungsi Preventif
Ini adalah fungsi yang memiliki kaitan dengan konselor dalam hal mengantisipasi setiap masalah sehingga berupaya untuk melakukan pencegahan sehingga tidak dialami oleh konseli. Jadi, pada intinya fungsi ini memiliki tujuan untuk memberikan bimbingan kepada konseli yang berkaitan dengan cara yang bisa dilakukan untuk menghindarkan diri dari masalah.

3. Fungsi Pengembangan
Ini adalah sebuah fungsi yang memiliki sifat lebih proaktif dibandingkan dengan fungsi lainnya. Fungsi ini memiliki tujuan agar konselor dapat menciptakan sebuah situasi belajar yang kondusif. Adapun teknik bimbingan yang dilakukan bisa berupa diskusi kelompok, pelayanan informasi, tutorial, curah pendapat, home room, dan juga kaya wisata.

4. Fungsi Penyaluran
Ini adalah sebuah fungsi dari bimbingan konseling yang membantu para penggunanya dalam memilih jurusan, ekstrakulikuler, dan memantapkan penguasaan jabatan maupun karier sesuai dengan bakat dan minat. Biasanya dalam melaksanakan fungsi ini, para konseli akan melakukan kerja sama dengan pendidik lain baik yang ada dalam satu lembaga maupun di luar lembaga.

5. Fungsi Penyembuhan
Fungsi bimbingan konseling yang satu ini adalah fungsi yang memiliki sifat kuratif. Maksudnya adalah fungsi ini memiliki kaitan erat dengan bantuan yang diberikan kepada konseli terutama dalam hal mengatasi masalah baik yang menyangkut aspek pribadi, belajar, sosial maupun kariernya. Adapun teknik yang biasanya digunakan pada fungsi ini adalah remedial teaching.

6. Fungsi Adaptasi
Fungsi adaptasi merupakan sebuah fungsi yang akan membantu para pelaksana pendidikan, konselor, kepala sekolah, guru dalam hal menyesuaikan program pendidikan dengan latar belakang, kemampuan dan minat yang dibutuhkan oleh konseli.

7. Fungsi Perbaikan
Fungsi perbaikan adalah fungsi bimbingan konseling yang digunakan untuk membantu konseli sehingga ia dapat memperbaiki kesalahan dalam berpikir, bertindak dan berperasaan.

8. Fungsi Penyesuaian
Fungsi penyesuaian adalah fungsi bimbingan konseling yang di dalamnya membantu konseli supaya bisa menyesuaikan dirinya dengan lingkungannya secara konstruktif dan dinamis.

9. Fungsi Fasilitasi
Fungsi fasilitasi adalah fungsi yang digunakan untuk memberikan kemudahan kepada konseli dalam hal mencapai perkembangan dan pertumbuhan yang lebih serasi, optimal dan seimbang sesuai dengan aspek yang ada pada diri konseli.

Manfaat Bimbingan Konseling


BK memiliki banyak manfaat dalam pendidikan. Berikut ini adalah manfaat BK selengkapnya.
  • Dengan BK akan membuat diri Anda lebih baik, nyaman dan tenang karena BK bisa membantu Anda untuk menerima sisi yang ada dalam diri Anda.
  • Dengan BK membantu Anda agar bisa menerima diri sendiri dan orang lain sehingga hubungan dengan orang lain lebih efektif.
  • Dengan BK juga membantu mengurangi tingkat depresi dan stres yang dialami karena sebuah masalah yang belum terselesaikan.
  • Dengan BK Anda mampu mengembangkan personal tentang cara berfikir yang positif.

Bukankah bimbingan konseling ini sangat diperlukan dalam sekolah. Jika melihat pengertian, tujuan, fungsi dan juga manfaat yang sudah disebutkan di atas menunjukkan bahwa BK itu sangat membantu siswa dalam menemukan siapa dirinya sendiri.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Manfaat Bimbingan Konseling Lengkap"

Posting Komentar